Pathetic. Draws all over. Spectacular scores came from unbalanced parties (i.e.: Czech Rep. - Latvia and Sweden - Bulgaria). The rest: Croatia - Switzerland, Germany - Netherland, Denmark - Italy, Spain - Greece (Damn you,
Charisteas!) ...all draws!
Especially disappointing was Denmark - Italy. Jeez, 0-0. Shame on you both!

One news that mollified me a bit was that it was darling
Frings who scored a spectacular shot into Netherland's net. Way to go, baby!
Too bad for
van der Saar. I love him too! Anyone from the Ajax 1995 Champion League's team... Yes
DeeDee, including Seedorf!
On the other hand, my fave goalkeeper has gone back to form. He conceded one goal, yes, but all in all
Iker looked like he's back to top performance.
It was just luck after all, that got the ball slid past between his legs. Much like Buffon experienced once, when during one game in Lega Calcio, Pippo did some acrobatic stunt and managed to score, right through Buffon's legs. Poor Gigi.
Portugal did a much better work this morning, 2-0 over Russia, although I didn't watch full time. I wasn't sure what Popeye had in mind. He could've placed Nuno Gomes, Rui Costa and little Ronaldo as starter, instead of sending them later during the game. But well, he secured Brazil their 5th World Cup victory so what can I say?
Ma'ap ya, saudara-saudara yang suka ke sini untuk belajar Inggris (dooo...) untuk sementara bahasa Inggris disabot dulu. Lagipula gw mesti rajin-rajin latihan menulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar... (mesti sering mencontek dari
Spawn, nih.)
Anyway, Prancis MUENANGGG! Yahuuuuu! Aduh, terima kasih, Tuhan, padahal semalam gw sudah pasrah - paling bagus seri.
Hahaha, untung saja Barthez Botak itu sempat menunjukkan sisa-sisa kegemilangan dia di usia yang lebih muda dulu dan sukses menahan tendangan penalti si Pretty Boy Beckham. Take that, Becks! (Tahu kan kalau gw masih penasaran dengan penalti dia yang bikin pasukan
albiceleste terpaksa pulang pagi di Piala Dunia 2002 kemarin.)
Sebenarnya, kalau mau jujur nih, hasil yang pantas kemarin itu cuma seri. Inggris bermain lebih rapi; gol hasil tendangan bebas Zizou itu memang pantas, tapi ya, cuma itu. Nasib saja yang berkata lain.
Dengan ini berakhirlah legenda yang memang baru seumur jagung: "Kalau ada
Steven Gerrard di pasukan George Cross, Inggris tidak akan kalah." Dan sayang sekali, justru karena kecerobohan dia (yang agak di luar karakter) Prancis akhirnya dapat hadiah tendangan penalti... pas di menit-menit terakhir injury time.
Miko, si kucing hitam-putih yang akhir-akhir ini "ngontrak" juga di kos-an, jadi keriting semalam. Dia tidur-tiduran di kursi makan sementara gw merana di depan TV, memandangi Zidane tersayang yang kelihatannya tidak bisa berbuat banyak.
Miko melonjak heran gara-gara gw teriak "Yes!" tapi buru-buru sok santai lagi - waktu Zizou sukses eksekusi tendangan bebas yang berbuah gol.
Sayang dia tidak siap melihat tarian Indian maju perang. Miko langsung lompat turun dan kabur, ngeri lihat gw jingkrak-jingkrak kegirangan waktu Zidane sukses menjebol gawang David James lewat tendangan penalti.
Sepakbola memang permainan terindah yang pernah ada.
Additional: Jangan lupa pesan buku murah terbitan gw... eh, maksudnya buku bekas yang gw jual. Klik di
sini ya. Kalau tertarik email gw di wangxielee@comic.com.